Kesehatan
Okt15

Melahirkan Dengan Metode Water Birth

0 komentar

Hampir semua wanita pasti akan mengalami masa yang paling berharga dalam hidupnya yakni ketika proses melahirkan. Pengalaman itu bahkan sangat berharga dan tidak ternilai. Hanya beberapa wanita yang mungkin tidak bisa hamil karena memiliki masalah dalam kandungannya. Sebagai calon ibu, biasanya banyak yang mengalami kebingungan terlebih saat melahirkan untuk pertama kalinya. Bingung mengenai apa yang harus dilakukan dan dipersiapkan demi menyambut sang buah hati.

Water Babies photo by Kate Westaway

Masa kehamilan kadang tidak terasa semakin dekat dengan hari perkiraan kelahiran yang telah ditentukan dokter atau bidan. Maka semakin banyak juga persiapan yang harus dilakukan, persiapan itulah yang sering membingungkan para calon ibu. Agar proses melahirkan lancar, sebaiknya anda sering meminta pendapat kepada teman yang sudah melahirkan. Lakukan sharing dan bicara santai mengenai proses melahirkan agar secara mental anda siap menghadapinya.

Metode melahirkan sendiri cukup beragam, anda bisa memilihnya sesuai kondisi kesehatan yang memungkinkan. Seperti melahirkan normal, kebanyakan wanita beranggapan telah menjadi wanita seutuhnya saat bisa melahirkan anaknya secara normal. Kemudian operasi Caesar, cara melahirkan seperti ini biasanya dilakukan karena kondisi tertentu. Bagian perut akan disayat hingga rahim, sebelumnya ibu diberikan bius lokal untuk mengurangi rasa sakit. Metode yang ketiga adalah water birth, metode ini terbilang baru yakni dilakukan dalam kolam kecil yang berisikan air hangat. Air hangat ini bertujuan untuk mengurangi rasa nyeri saat kontraksi dan melahirkan.

Konsultasikan dengan dokter mengenai metode melahirkan yang mana yang sesuai dengan kondisi kesehatan anda dan bayi dalam kandungan. Berbicara mengenai metode melahirkan, anda mungkin bisa mencoba melahirkan dengan metode water birth. Bagaimana melahirkan dengan metode water birth itu?

Water birth atau bisa diartikan melahirkan dalam air, dianggap sebagai salah satu metode terbaru yang bisa mengurangi rasa nyeri saat kontraksi. Namun, cara ini masih menjadi pro dan kontra karena memiliki keuntungan dan resikonya sendiri. Metode water birth akan memposisikan ibu untuk duduk, jongkok atau memilih posisi yang nyaman untuk mengejan dalam air. Dari dua metode yang telah disinggung di atas, metode water birth terbilang sangat berbeda terutama dari segi tempatnya.

Pro dan kontra terus berlanjut di kalangan medis hingga kini mengenai metode water birth. Keuntungan yang diperoleh menggunakan metode ini adalah wanita yang melahirkan semakin berkurang rasa sakitnya. Sehingga tidak perlu menggunakan obat pereda rasa sakit seperti epidural. Bagaimana bisa hal itu terjadi? Kolam yang sudah disterilisasi kemudian diisi air yang suhunya disesuaikan dengan suhu tubuh yakni sekitar 36-37° C. Air hangat inilah yang bisa membuat rasa sakit akibat kontraksi menjadi lebih ringan. Sebagaimana saat mandi air hangat bisa membantu meringankan sakit perut atau punggung.

Selain mengurangi rasa sakit, keuntungan metode water birth adalah membuat kontraksi rahim lebih efisien dan juga bisa meningkatkan sirkulasi darah. Sehingga aliran oksigen ke otot-otot rahim ibu lebih baik, oksigen ke bayi juga dialirkan dalam jumlah yang cukup. Bayi anda pun mendapatkan manfaat dari metode ini. Air hangat memberikan lingkungan yang mirip dengan yang ada dalam kandungan. Sehingga hal ini bisa mengurangi stress bayi saat lahir dan meningkatkan rasa nyaman saat bayi lahir.

Resiko Water Birth

Meski melahirkan dengan metode water birth memiliki berbagai keuntungan seperti yang telah dijelaskan di atas, di sisi lain masih ada resiko dari metode ini. Resiko yang terjadi bisa berpengaruh pada ibu atau juga bayinya. Resiko yang terjadi antara lain:

  • Tenggelam, saat berada dalam air, selalu ada resiko tenggelam. Resiko bayi terlalu lama dalam air bisa mengalami asphyxiation, yakni kondisi kekurangan pasokan oksigen.
  • Infeksi, saat anda mengejan untuk melahirkan bayi, kemungkinan berbarengan dengan mengeluarkan kotoran. Meski bidan akan segera membersihkannya, namun hal itu bisa meningkatkan resiko infeksi pada bayi.
  • Kerusakan tali pusat, saat melahirkan dengan metode water birth, biasanya bayi akan segera diangkat ke permukaan. Namun gerakan membawa bayi ke atas beresiko merusak tali pusat.

Potensi resiko water birth bisa berkembang jika terjadi masalah pada tali pusar bayi  saat melahirkan. Bisa saja tali pusar terpuntir, tertekuk atau mungkin putus sebelum bayi keluar dari air. Kondisi ini meningkatkan kemungkinan bayi mengambil nafas pertamanya dalam air. Resiko ini bisa dicegah dengan berhati-hati saat mengangkat bayi ke atas dada ibunya.

Hati-hati menjadi kata kunci yang harus dilakukan saat anda melahirkan dengan metode water birth. Tidak semua ibu hamil bisa melakukan metode ini, hanya kehamilan yang sehat yang bisa melakukannya. Beberapa hal juga harus dipertimbangkan sebelum memilih metode water birth. Sebaiknya berkonsultasi dengan tenaga medis atau dokter kandungan sejak awal kehamilan. Untuk melahirkan dengan metode water birth, anda harus mengetahui tahapannya. Di bawah ini beberapa hal yang harus dipertimbangkan.

  • Pastikan anda ditemani oleh seorang bidan atau ahli kesehatan professional selama proses melahirkan.
  • Kolam yang akan digunakan untuk melakukan metode water birth harus memenuhi standar dan higienis. Selain itu, lakukan juga pengendalian infeksi yang sesuai dengan kesehatan.
  • Pastikan anda dan bayi berada dalam pengawasan yang benar selama dalam kolam.
  • Jika terjadi komplikasi, siapkan rencana penanganannya dan mengeluarkan anda dari dalam kolam.
  • Temperature air harus terjaga sekitar 36-37° C.
  • Untuk menghindari dehidrasi, sebaiknya penuhi kebutuhan air dalam tubuh selama proses melahirkan.

Jika anda memilih melahirkan metode water birth, upayakan mencari ahli medis yang telah bersertifikasi. Pastikan juga memiliki peralatan yang memadai untuk melakukan water birth. Biayanya sendiri kemungkinan akan lebih besar jika dibandingkan dengan persalinan normal. Biaya ini dibebankan pada alat-alat yang digunakan. Namun, dibandingkan dengan biaya operasi Caesar, biaya water birth masih terbilang lebih murah.

Apapun metode yang dipilih ketika melahirkan bayi, pastikan kondisi kesehatan anda cukup prima. Selain itu persiapkan kondisi mental anda ketika melahirkan, mental memiliki peranan penting dalam kelancaran proses melahirkan. Banyak kasus melahirkan mengalami gangguan karena sang ibu merasakan kekhawatiran atau ketakutan yang berlebihan. Tenangkan diri anda dan buang segala ketakutan, maka proses melahirkan akan menjadi lebih mudah dan lancar.

Ibu yang selamat dan bayi yang sehat menjadi dambaan oleh semua orang tua. Cukupi gizi selama proses kehamilan berjalan, rutin berkonsultasi dengan dokter kandungan mempengaruhi juga terhadap kesehatan anda dan bayi. Ingat, jika ragu-ragu melahirkan dengan metode water birth sebaiknya anda urungkan saja niatnya. Pastikan tenaga medis tersebut telah berpengalaman dalam menangani proses melahirkan dengan metode water birth. Semoga Bermanfaat. Jangan  lupa berikan kritik dan saran pada kolom komentar di bawah ini. Tag:

Rating artikel ini!

Penulis: 

author

Posting terkait "Melahirkan Dengan Metode Water Birth"

Tinggalkan pesan "Melahirkan Dengan Metode Water Birth"